Abdul Wahid: Mulai 1 April, Penarikan Infaq Gerilya 8S Jadi Jam 5 Sore

152 views

SALIRA NEWS | TASIKMALAYA – Ketua Gerilya 8S Leuwiseeng, Ahid Abdul Wahid (40) mengatakan bahwa dimulai pada tanggal 1 April 2018 nanti, waktu penarikan Infaq Program Gerilya 8S di Rw.09 Kampung Leuwiseeng, akan dilaksanakan pada setiap Jam 5 Sore. Hal itu dilakukan karena beberapa alasan teknis.

Gerilya 8S adalah Program Gerakan Infaq Sodaqoh yang ada di RW.09 Kampung Leuwiseeng Sukaherang Singaparna Tasikmalaya yang bertujuan untuk menampung dana infaq warga. Selanjutnya dana tersebut dikumpulkan di Bendahara Gerilya 8S dan digunakan untuk kepentingan-kepentingan umum warga seperti, Shodaqoh Orang Meninggal, Shodaqoh Orang Sakit, Shodaqoh PHBN, PHBI, Shodaqoh Santunan Yatim, Shodaqoh Pemeliharaan Posyandu dan Jembatan Selakaso, Shodaqoh Penerangan Listrik Pos Kamling, Shodaqoh Operasional ke-RW-an.

Sebelumnya, penarikan Uang Infaq Gerilya 8s sebesar Rp. 500,- (Lima Ratus Rupiah) per Rumah Warga Rw.09 Leuwiseeng adalah pada Jam 22.00 WIB, yang dipungut oleh petugas Ronda setiap malam di setiap depan rumah warga. Uang tersebut diambil dari dalam kotak kecil (bekas minuman) yang sengaja ditempel (oleh Tim Gerilya 8S) di depan setiap rumah warga Rw.09 Leuwiseeng. “Waktu nariknya kita ubah jadi Jam 5 sore, tidak jam 10 malam lagi”, Jelas Abdul Wahid pada Acara Rapat Terbuka Tim Gerilya 8S di Halaman Teras Masjid Al-Ikhlas Leuwiseeng, Sabtu 24 Maret 2018 kemarin malam.

Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi mengapa jadwal pengambilan infaq 500 gerilya 8s jadi dirubah dari setiap malam hari jam 22.00 menjadi jam 17.00 atau jam 5 sore, yaitu: (1) Menurunnya semangat warga dalam kegiatan Ronda Malam, dan (2) Terdapat sering kejadian uang infaq sudah kosong dari tempatnya, diambil duluan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. “Semangat Ronda malam menurun dan ada sering kejadian uang infaq warga, diambil duluan, bukan oleh petugas ronda yang semestinya”, jelas Abdul Wahid.

Dalam pelaksanaan pengambilan infaq tersebut, Abdul Wahid menyerahkan teknik pelaksanaanya kepada setiap Koordinator Infaq, dimana tiap hari berubah berbeda-beda koordinatornya. “tentang siapa yang narik infaq itu, silahkan atur saja oleh masing-masing koordinator, mau menugaskan siapa, terserah, yang penting setoran ke bendahara 40 Ribu”, terangnya.

Pada acara Rapat Tim Gerilya juga dibahas beberapa hal penting lainnya yaitu, bahwa untuk Laporan Keuangan Gerilya 8S akan akan dilaporkan pada setiap 3 bulan sekali (fisik) yaitu selebaran kertas yang akan disebar ke setiap rumah warga, dan laporan setiap sebulan sekali (tidak fisik ; tidak memakai selebaran kertas) yaitu hanya akan diumumkan oleh Tim Gerilya 8S di kesempatan pengajian bulanan di Masjid At-Taqwa Leuwiseeng.

Pada kesempatan Rapat itu juga disinggung hal Rencana akan diadakannya Rehab Pos Kamling Rt.01 dan Rt.02 (RW.09) Leuwiseeng, yang kabarnya akan mulai dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 30 Maret 2018. “tempatnya tidak nyaman, yang ronda tidak betah, makanya kita akan rehab agar lebih menarik dan nyaman”, terang Abdul Wahid.

Tim Gerilya 8S juga direncanakan akan membagikan Bingkisan atau Santunan kepada Anak-anak Yatim yang ada di Kampung Leuwiseeng, dimana pelaksanaannya akan dilangsungkan mengikuti Acara Rajaban di Masjid Jami Nurul Iman beberapa waktu dekat kedepan. “pembagian santunan kepada anak yatim, akan Kita ikutkan di acara Rajaban Kaum (masjid jami nurul iman)”, Pungkasnya. (SN – PP)

Tags: #Abdul Wahid #Gerilya 8S #Infaq #Leuwiseeng #Singaparna #Sukaherang #Tasikmalaya